Sunday, February 7, 2021

Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pendidikan

 Senin 1 Februari 2021, telah melakukan Pra perumusan Prioritas Pembangunan Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pendidikan, pada acara ini dilakukan dua sesi yang pertama dihadiri oleh dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perpustakaan dan Kearrsip, Dinas Pemudah Olahraga dan Priwisata. Pada Sesi kedua dihadiri Oleh Dinas Kesehatan, RSUD, Dinas Pengendalian Penduduk Perlindungan Perempuan dan Anak. Pada hari ini telah melakukan pembahasan tentang Pra Perumusan Prioritas Pembangunan Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pendidikan tentang :

     a.    Diklat Kepala sekolah punya NKS
b.    Diklat Pengawas OI hanya ada 32 orang 5 pensiun tahun 2021
c.    Insentif Tenaga pendidikan dari tenaga honorer 2067 orang
d.    Pengadaan guru untuk PPPK 1170 formasi
e.    AKM penganti UNBK untuk SD dan SMP
f.     Pengaturan Sebaran Guru koordinasi dengan BKPSDM
g.    pemilihan lokasi rumah singgah
h.   peningkaptan puskesmas rawat inap
i.     Peningkatan sapras puskesmas untuk akreditasi
j.     distribusi vaksinasi, sosialisasi, monev dan pelaporan
k.    SPM 12 indikator
l.     UHC 32 miliar ( dari hilangnya bantuan UHC provinsi) / bertahap
m.  Tambahan makanan susu dan telur untuk stunting
n.   penurunan stunting
o.    Percepatan desa ODF
p.    Honor Forum KKS non PNS
q.    Pengadaan Rumah Singgah
r.    Perbaikan Poskesdes ( karena ada bidang desa 24 jam)
s.    Stunting ketua pelaksana BKKBN
t.     pembangunan UPTD UPPA ( untuk turun dana non fisik)
u.   Kampung KB
v.    Akreditasi RSUD edisi SNARS target bintang 2
w.   Perbaikan sarana prasarana RSUD Selasar dan jalan masuk
     Promosi RSUD (wajah pelayanan)

Foto Sesi I



Foto Sesi II




0 comments:

Post a Comment